Image default
Internasional

Stiker Khusus Eat-In Antisipasi Penggelapan Pajak di Jepang

Sejak 1 Oktober 2019 lalu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Jepang naik dari 8 persen menjadi 10 persen. Namun kalau makan minum di dalam toko pajak PPN yang dikenakan tetap 8 persen. Padahal di resi pembelian tertulis 8 persen yang berarti harus makan dan minum di luar toko atau restoran. Pekerjaan "serba salah" yang dijumpai para petugas toko restoran di Jepang itu dilihat oleh banyak pengguna internet sebagai "Penggelapan Pajak Eat in" karena seharusnya dikenakan 10 persen tetapi hanya 8 persen saja dan makan minum di dalam restoran.

Sementara pemilik dan atau petugas restoran tentu tidak mudah dan sangat sungkan menegur tamu atau pembelinya yang setelah membayar lalu ke luar sebentar kemudian masuk lagi dan duduk di dalam restorannya, sebagai strategi bahwa benar makanan minuman dibawa keluar toko restoran. Upaya ketidaknyamanan banyak pihak tersebut mulai November 2019 ini diantisipasi oleh beberapa toko makanan restoran atau cafe di Jepang dengan stiker khusus "Eat in" ditempelkan pada makanan dan atau minuman si pembelinya. Bagi petugas cafe pun menjadi lebih mudah melihat dan memungkinkan untuk menegur tamunya yang duduk karena tak ada stiker "Eat in" pada makanan minuman yang disantapnya.

Satu pola pendidikan dan arah masyarakat Jepang saat ini dengan menggunakan Twitter ternyata sangat efisien melakukan koreksi terhadap sesuatu yang tidak benar terjadi di masyarakat. Belajar bersama mengenai budaya Jepang dapat diskusi bersama di WAG Pecinta Jepang dengan mengirim email ke: [email protected]

Berita Terkait

Korban Salah Tangkap Ini Dibebaskan Berkat Investigasi Mandiri Sang Ibu Sempat Dikurung 300 Hari

Maya Rosfi'ah

Wajah Pria Ini Rusak Karena Disiram Air Keras Kekasihnya Diajak Menikah Malah Pelan Pelan Menjauh

Maya Rosfi'ah

Hanko Omong Kosong di Era Digital Ketua Keidanren Jepang

Maya Rosfi'ah

Viral! Buku Terbitan Tahun 1981 Sudah ‘Memprediksi’ Virus Corona Akan Muncul di Wuhan Tahun 2020

Maya Rosfi'ah

Kim Jong Un Dikabarkan Sengaja Palsukan Kematiannya buat Mengetahui Siapa Pengkhianat di Dekatnya

Maya Rosfi'ah

Iran Tampaknya Mundur Donald Trump Beri Pernyataan Terkait Serangan Rudal

Maya Rosfi'ah

Perusahaan Bir Ini Rugi Ratusan Juta Dolar AS karena Nama Sama Imbas Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Kapal Ikan Asal Indonesia Dibakar Angkatan Perbatasan Laut Australia Tangkap Hiu di Darwin

Maya Rosfi'ah

Fakta Mundurnya Perdana Menteri Inggris Theresa May, Penyebab hingga Reaksi Warga Inggris

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment