Image default
Internasional

Suami Pukul Dan Gunduli Istrinya Hanya Karena Sang Istri Menolak Menari Di Depan Teman Temannya

Seorang wanita di Pakistan diduga mengalami kekerasaan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya sendiri. Insiden ini membuat heboh publik setelah korban, Asma Aziz, mengunggah videonya yang penuh lebam di media sosial. Asma Aziz berniat mencari pertolongan lewat media sosial.

Dalam videonya, seperti yang dilansir oleh Daily Mail, Asma berkata suaminya, Mian Faisal marah saat dirinya menolak menari di depan teman teman suaminya. Suami dan juga teman teman Asma kemudian merendahkan Asma dengan melucuti bajunya, menggunduli rambutnya, serta memukul dengan pipa. Asma berkata dalam video:

"Dia melucuti pakaianku di depan rekan rekannya. Rekannya rekannya memegangiku saat ia menggunduli rambutku dan membakarnya. Pakaianku penuh luka darah.

Dia mengancam akan menggantungku tanpa busana." Asma berkata saat pertama kali mereka menikah, suaminya itu sangat baik dan perhatian. Namun sifat sang suami mulai berubah 6 bulan kemudian.

Suaminya sering memukulinya, terutama saat sang suami dalam pengaruh minuman beralkohol. Suami Asma bahkan sering mengundang teman teman untuk berpesta di rumahnya dengan menggunakan uang milik Asma. Video yang diunggah Asma Rabu lalu, menunjukkan dirinya menceritakan bagaimana ia berhasil kabur dari suaminya dan mencari pertolongan di kantor polisi terdekat.

Namun, Asma berkata polisi menolak memproses kasusnya karena Asma tak bisa membayar "biaya administratif". Polisi juga mereka menolak memberikan pertolongan medis pada Asma, sebelum Asma membayar. Ia berkat dalam video:

"Polisi meminta uang untuk pemeriksaan medis. Saya harus membayar mereka." Asma tidak bisa mencari pertolongan dari orang tuanya karena sudha meninggal. Ia juga tak punya tempat lain untuk mengadu.

Karena itulah Asma mengunggah videonya di media sosial, berharap ada netizen yang mau menolong. Video Asma yang viral menarik perhatian Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan, Shireen Mazari. Melalui akun Twitternya, Shireen Mazari menyoroti kasus ini dan perintah untuk menahan suaminya telah dibuat.

Suami Asma kemudian ditahan bersama rekannya, Rashid Ali. Pakistan Today melaporkan bahwa mereka diserahkan kepada polisi pada hari Kamis (28 Maret) lalu untuk penahanan fisik selama empat hari. Asma kemudian bersaksi di hadapan hakim pengadilan pada hari Jumat (29 Maret). Asma mengungkapkan suaminya membawa dua temannya ke rumah dan meminta Asma untuk minum alkohol.

Kemudian, Asma diperintahkan untuk menari di depan mereka. Saat Asma menolak, suaminya langsung mengikat kakinya dan berlaku kasar padanya. Saat Asma akan kabur, terungkap bahwa rekan suaminya mencoba memukul Asma dengan menggunakan penutup got.

Asma berucap bahwa ketiga rekan suaminya, yaitu Rashid, Amjad, dan Farzana ada di rumahnya saat waktu kejadian. Asma berusaha menelepon seorang teman menggunakan handphone milik Farzana. "Teman saya datang dan membawa saya ke kantor polisi.

Saat kami meminta polisi melakukan pemeriksaan media, mereka meminta kami membayar Rs5,000 (Rp1 juta). Polisi tidak membuat laporan atau memberikan pemeriksaan medis. Saya keluar kantor polisi sambil menangis karena mereka tidak mau bekerja sama."

Polisi Nabila Ghazanfar berkata pada ARY News bahwa investigasi level tinggi telah dilakukan untuk mengusut tuntas kasus ini. Sementara sang korban berada di bawah perlindungan polisi. Menurut DawnNewsTV, hasil pemeriksaan media Asma terlihat bahwa ia mengalami beberapa luka memar di lengan kanan, lebam dan bengkak di kedua pipi, goresan di kepala, kemarahan pada mata, serta pusing dan muntah muntah.

Asma juga disarankan untuk menjalani rontgen kepala dan tangan, dan mengunjungi spesialis optik, ortopedi, dan neurologis. Lihat video pengakuan Asma Aziz yang viral di media sosial berikut:

Berita Terkait

Meski Sudah Lockdown Jumlah Kematian Akibat Virus Corona di Italia Melampaui China

Maya Rosfi'ah

Penyanyi H.E.R Jadikan Ular Sebagai Aksesoris Saat Tampil di Red Carpet MTV VMA

Maya Rosfi'ah

Kisah Keluarga yang Ingin Makan Ayam Goreng Saat Ramadhan Usai 12 Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak

Maya Rosfi'ah

Bank Dunia Siap Mobilisasi Bantuan Pembiayaan buat Lebanon

Maya Rosfi'ah

3 Data Ini Tunjukkan Pemberlakuan Hukum AS kepada Warga Kulit Hitam Heboh Kasus George Floyd

Maya Rosfi'ah

Media Asing Soroti Pariwisata Indonesia yang Terancam Virus Corona

Maya Rosfi'ah

Endingnya Amat Tragis Awalnya Bikin Laris Pramusaji di Resto Ini Semuanya hanya Bercelana Dalam

Maya Rosfi'ah

Wanita Ini Dijadikan Taruhan Judi Suaminya, Babak Belur Dianiaya Setelah Menolak Digilir 3 Pria

Maya Rosfi'ah

Mahfud MD Tegaskan Tidak Perlu Kerja Sama dengan Amerika Serikat Soal Konflik Laut Natuna

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment