Image default
Superskor

Torehan Apik Arteta Aubameyang ‘Tua-tua Keladi’ 5 Fakta Kemenangan Arsenal atas Chelsea Piala FA

Berikut catatan dan fakta menarik pasca kemenangan Arsenal atas Chelsea di Piala FA, dapat Anda simak dalam artikel ini Hasil final Piala FA, Arsenal menisbatkan dirinya keluar sebagai juara setelah melakukan epic comeback atas Chelsea, Minggu (2/8/2020). Berlangsung di Stadion Wembley, Arsenal mampu mengalahkan Chelsea dengan skor 2 1.

The Blues terlebih dahulu mampu unggul lewat lesakan Christian Pulisic (6'). Arsenal justru berhasil membalikkan kedudukan melalui brace Pierre Emerick Aubameyang (28', 67'). Tensi pertandingan pun tergolong tinggi dalam tajuk laga Derbi London kali ini.

Mengingat Mateo Kovacic pun mendapatkan dua kartu kuning, alias kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras. Tambahan trofi FA ini menjadikan Meriam London sebagai tim paling sukses di kompetisi itu dengan mengemas 14 trofi. Istimewanya lagi, trofi tersebut dipersembahkan kepada Arsenal oleh Mikel Arteta.

Di mana musim ini menjadi tahun pertamanya menjadi pelatih maupun menukangi Arsenal. Tentu capaian yang sangat membanggakan bagi pria asal Spanyol itu. Berikut catatan dan fakta menarik setelah Arsenal mengalahkan Chelsea di partai final Piala FA.

Pemain asal Gabon itu berhasil mencetak gol di laga final, sekaligus menisbatkan dirinya menjadi 'tua tua keladi', semakin tua semakin jadi. Pierre Emerick Aubameyang membuktikan bahwa dirinya semakin tua semakin jadi untuk urusan mencetak gol. Torehan dua golnya di ke gawang The Blues Chelsea membuatnya menjadi pemain tertua di final piala FA yang mencetak gol.

Eks pemain AC Milan itu mampu merobek jala The Blues saat usianya mamasuki 31 tahun 44 hari. Satu golnya ke gawang Chelsea mambuat Auba menjadi pemain di Liga Inggris paling banyak untuk urusan mencetak gol di semua kompetisi. Bahkan torehan golnya lebih baik ketimbang superstar milik Liverpool, Mohamed Salah.

Aubameyang mampu melesakkan 70 gol, unggul dua lesakan dibandingkan dengan Salah. Torehan golnya bersama Arsenal itu ditandai semenjak pertama kali Auba debut pada Februari 2018 silam' Christian Pulisic berhasil menorehkan tinta emas di laga final Piala FA kali ini.

Ia yang berhasil menyumbangkan gol, menjadi pemain pertama asal Amerika Serikat yang berhasil melakukannya di partai Final Piala FA. Chelsea memilih menurunkan Caballero sebagai penjaga gawang uatama ketimbang Kepa di laga final. Namun siapa sangka, penjaga gawnag plontos itu menorehkan catatan baru bagi dirinya?

Tepat sekali, sang kiper menjadi pemain tertua yang manggung di partai final Piala FA. Caballero bermain saat usianya telah 38 tahun 2018 hari. Trofi Piala FA menjadi trofi pertama bagi Arsenal, sekligus disumbangkan oleh pelatih yang perdana kali menukangi mereka.

Mikel Arteta merupakan pelatih yang didatangkan oleh Arsenal di paruh kompetisi menggantikan Uni Emery. Capaian ini menjadi hasil yang gemilang bagi mereka.

Berita Terkait

Lechia Gdansk menuju Final Piala Polandia Lagi Pelatih Simpan Egy Maulana

Maya Rosfi'ah

Marcus Rashford Ingin Main Bareng Gelandang Legendaris Manchester United

Maya Rosfi'ah

Ini Spesialnya Fisioterapi di Sebuah Klub Sepakbola

Maya Rosfi'ah

PSMS Medan Tetap Gelar Latihan Awal Juni Belum Ada Tanda-tanda Kelanjutan Liga

Maya Rosfi'ah

Ikuti Instruksi Persija Jakarta hingga Jalankan Hobi Kegiatan Simic Saat Liga 1 Terhenti

Maya Rosfi'ah

Kabar Cedera ACL hingga Coret Satu Pemain Update TC Timnas U-16 Indonesia

Maya Rosfi'ah

Jadi 4 Pemain di Bawah Mistar Krisis Kiper Persebaya Bakal Rekrut Penjaga Gawang Baru

Maya Rosfi'ah

Kota Yogyakarta Layak Jadi Homebase Klub-klub dari Luar Jawa kata Ruddy Widodo

Maya Rosfi'ah

Jangan Sampai Ada Kasus Baru Covid-19 Liga 1 Akan Kembali Bergulir Menpora

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment