Image default
Pendidikan

Universitas Budi Luhur Kirim 741 Mahasiswa Jalani KKN Semester Genap ke Enam Provinsi

Sebanyak 741 mahasiswa Universitas Budi Luhur, dilepas menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap 2018/2019 menuju sejumlah daerah di 6 provinsi di Indonesia, Kamis (18/7/2019). KKN Universitas Budi Luhur periode Semester Genap 2018/2019, mengusung tema; Membangkinkan Generasi Cerdas Berbudiluhur. Sub tema yang dijalankan di lapangan adalah Kampung IT, Bersahabat dengan Sampah, Rumah Cerdas Budi Luhur, Kebudiluhuran dan Konsep pengembangan sarana dan prasarana lingungan.

Sementara, KKN Citarum Harum mengusung Tema Pentahelik ; Inovasi perubahan yang lebih baik, antara lain dengan membuat konsep Desa Wisata Citarum Harum. Tema kegiatan KKN ini telah diberikan kepada mahasiswa dalam pembekalan materi selama 4 minggu di kampus oleh Dosen Pembimbing Lapangan(DPL) dan peserta KKN sebelumnya agar program kerja dapat terus berkelanjutan dan meningkat sesuai tahapan kegiatannya. Pelepasan keberangkatan mahasiswa dilakukan oleh Deputy Rektor Bidang Inovasi dan Technologi, Dr. Ir. Hari Soetanto M,Sc dan dihadiri Drs. Imam Yuwono Kepala Bidang Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dari LLDikti wilayah III, perwakilan dari Direktur Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristekdikti, perwakilan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, para Dekan dan Direktur Universitas Budi Luhur.

Dalam sambutannya, Imam Yuwono menyampaikan, LLDikti III menyatakan bangga kepada Universitas Budi Luhur yang konsisten melaksanakan KKN. “Tularkan kreativitas kepada masyarakat di mana Anda ditempatkan. Kreativitas di zaman digital ini sangat dibutuhkan,” pesan Imam Yuwono kepada mahasiswa yang akan turun ke lapangan. Deputi Rektor Bidang Teknologi dan Inovasi Hari Soetanto dalam sambutannya menyatakan, mahasiswa Budi Luhur agar mengajari masyarakat menggunakan teknologi secara berbudi luhur. "Teknologi bukan untuk menyebar hoax atau hal hal yang berdampakk negatif pada masyarakat,” ungkapnya.

Tema 'Membangkinkan Generasi Cerdas Berbudi Luhur di KKN kali ini mengandung 2 pesan yangtidak terpisahkan. Yakni, kecerdasan tanpa dilandasi budi luhur akan cenderung digunakan untuk membodohi dan mecelakakan orang lain, sebaliknya budi luhur tanpa diimbangi kecerdasan akan merupakan sasaran kejahatan dan penindasan orang lain. "Membangkitkan generasi cerdas berbudi luhur, adalah untuk menggugah generasi sekarang dari kebodohan dan pembodohan akibat perkembangan era digital yang tak dapat dihindari, di kota sampai dengan pelosok desa. Kehadiran mahasiswa di lokasi KKN akan menjadi agen utama kebangkitan, dalam memberikan wawasan mengenai dampak teknologi dan pemanfaatannya," sebutPutri Suryandari.

Berita Terkait

Soal & Jawaban TVRI 30 Juli 2020 SD Kelas 1-3 Soal & Jawaban TVRI 30 Juli 2020 SD Kelas 4-6

Maya Rosfi'ah

Perlu Wadah Khusus Buat Pelajar buat Curhat Agar Masalah Kesehatan Mental Berkurang

Maya Rosfi'ah

Besok Ditutup, Pelamar Sejumlah Instansi Sekdin 2019 Tiba Tiba Membengkak, Ada Sampai 35 Kali Kuota

Maya Rosfi'ah

PNJ Rintis Go International Lewat Penguatan Kerjasama dengan Kampus di Luar Negeri

Maya Rosfi'ah

VIDEO Panduan Lengkap Sholat Gerhana Matahari / Sholat Khusuf & Ini Isi Tausiyah yang Dianjurkan

Maya Rosfi'ah

Tiga Ribu Lebih Anak SMA Sederajat Berkumpul Berjuang di Try Out MasukKampus Malang

Maya Rosfi'ah

MDIS Meraih Empat Medali Emas dalam Kejuaraan International College Students’ Barista 2019

Maya Rosfi'ah

Tingkatkan Mutu Mahasiswa Kedokteran Gigi, Kavo Kerr dan Universitas Moestopo Teken Kerjasama

Maya Rosfi'ah

Tiga Orang Ini Dinyatakan Lolos Verifikasi Sebagai Calon Ketua Umum ILUNI UI 2019 2022

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment