Image default
Sport

Valentino Rossi bilang Fabio Quartararo Tampil Mengesankan di Musim Balap Tahun 2019

Pembalap Monster EnergyYamaha,Valentino Rossi ternyata masih mempunyai kemampuan dan nyali untuk menantang tiga pembalap muda milikYamaha. Meski sudah berusia 41 tahun,Valentino Rossimasih belum memikirkan rencana untuk gantung helm atau pensiun dari ajang balap motor paling bergengsi di dunia,MotoGP. Yamahasendiri telah memastikan bahwa musim ini akan menjadi musim terakhirValentino Rossiuntuk mengaspal bersama tim pabrikan di kelas utama.

Setelah 15 musim membela tim berlogo garpu tala itu, posisiValentino Rossiakan digantikan oleh rider PetronasYamahaSRT, Fabio Quartararo yang masih berusia muda, 21 tahun. Keputusan yang telah dibuat Yamaha itu tidak bisa dilepaskan dari penurunan performa yang sudah dialami oleh rider berjuluk The Doctor tersebut dalam beberapa musim terakhir. Jangankan dengan rekan setimnya sendiri, Maverick Vinales, Valentino Rossi bahkan kerepotan untuk mengejar duet pembalap satelit Yamaha, Quartararo dan Franco Morbidelli.

Valentino Rossi harus puas mengakhiri kompetisi musim 2019 dengan berada di peringkat ketujuh atau dua tingkat dibawah Fabio Quartararo yang bertengger di peringkat kelima. Kendati demikian, pembalap yang identik dengan nomor 46 itu masih mempunyai nyali untuk menantang tiga pembalap muda Yamaha tersebut. "Yamaha mempunyai tiga pembalap muda yang sangat kuat, Quartararo berhasil tampil mengesankan musim lalu," kata Valentino Rossi.

"Namun Vinales juga berada dalam kondisi terbaik, dan Morbidelli juga sangat cepat, ini akan selalu menjadi tantangan bagi pembalap seperti saya untuk melawan mereka dengan motor sama," imbuhnya. Sepanjang musim lalu, pembalap asal Italia itu hanya mampu naik podium sebanyak dua kali saja saat tampil di Amerika Serikat dan Argentina. Lebih jauh lagi, Rossi tidak menampik jika dirinya sudah tidak kompetitif lagi dan juga tidak merasa percaya diri lagi tatkala kompetisi memasuki paruh kedua.

"Pada paruh kedua musim lalu, hasilnya tidak seperti yang saya harapkan, Anda harus menjadi lebih cepat lagi, saya kehilangan sisi kompetitif dan kepercayaa diri dengan motor," ucapnya lagi. Meski demikian, Valentino Rossi menilai bahwa Yamaha dinilai sudah melakukan perubahan khusunya dalam hal teknis setelah musim lalu kesulitan bersaing dengan Honda dan Ducati. "Tes musim dingin lalu tidak seburuk itu, saya cukup senang, tampaknya sejak akhir musim lalu ada sesuatu yang berubah di Yamaha dari sisi teknis," ujarnya.

Berita Terkait

Reidel Alfonso Gonzalez Toiran Proliga 2020 – SBS Kembali Datangkan Pilar Jawara

Maya Rosfi'ah

Proliga 2020 bertabur Bintang Tim Nasional Dimulai Januari ini

Maya Rosfi'ah

Alliance Tumbang Update MDL Chengdu Major Babak Playoff Hari Keempat

Maya Rosfi'ah

Simulasi Pertandingan Ala PP Pelti Jadi Contoh buat Penyelenggaraan Tenis di Provinsi

Maya Rosfi'ah

Valentino Rossi & Max Biaggi Saling ‘Sikut’ di Arena 4 Rivalitas Terpanas dalam Sejarah MotoGP

Maya Rosfi'ah

Komentar Sinis Petr Yan Terhadap Keputusan Pensiunnya Henry Cejudo

Maya Rosfi'ah

Jadwal dan Klasemen Sementara MotoGP 2019, Marc Marquez Memimpin Klasemen dengan 140 Poin

Maya Rosfi'ah

Persaingan Perebutan Juara Katagori Grand Master Wanita Dipastikan Ketat

Maya Rosfi'ah

Absen di Dua Race Mendatang Marc Marquez rampung di MotoGP 2020

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment