Image default
Kesehatan

VIRAL Video Balita Merokok Vape dengan Santai Seolah Sudah Terbiasa Apa Bahayanya

Sebuah video yang menampilkan balita merokok vape viral di Twitter. Balita tersebut vaping dengan santai dan lancar, seolah ia sudah terbiasa melakukannya. Mulanya, video diviralkan oleh akun Twitter bernama @khairul_hafidz.

Hafidz mengunggah aksi balita itu pada Jumat (18/10/2019). Video berdurasi 20 detik itu disertai cuitan Hafidz sebagai berikut. Ini merupakan satu kejadian yang menyedihkan.

Adakah kita mahu perkara seperti ini dianggap perkara yang biasa? Adakah kita mahu mempertaruhkan masa depan mereka? Sayangi keluarga kita.. sayangi anak anak kita…

#StopVaping #StopSmoking " Video tersebut menampilkan seorang anak kisaran usia kurang dari 5 tahun. Ia tak mengenakan pakaian luaran apa pun.

Balita itu hanya mengenakan popok. Meskipun begitu, sebuah dasi berwarna hitam yang tampak kebesaran melingkari lehernya. Diduga, dia memang "ditampilkan" dalam sosok fisik laki laki dewasa.

Tangan kirinya memegang vape dengan kemasan biru muda. Lantas, ia mengisap dan mengembuskan asap vape. Bocah laki laki itu menggunakan vape dengan lancar dan tanpa tersedak.

Seolah, dia terbiasa melakukannya. Tak hanya sekali bocah tersebut menikmati vape. Berulang kali ia mengisap dan mengembuskan asap.

Sementara itu, tidak ada suara orang lain yang berkomentar atau berbicara, yang tertangkap dalam video. Sosok lain yang secara sadar ada di dekat si balita adalah perekam video. Namun, tidak diketahui siapa yang melakukannya.

Tidak diketahui pula darimana video itu didapatkan Hafidz. Namun, berdasarkan wajahnya, bocah tersebut diduga merupakan warga Indonesia atau Malaysia. Unggahan Hafidz telah ditonton sebanyak 199.300 kali per Senin (21/10/2019).

Video telah mendapatkan 4.500 retweets dan 2.000 likes . Para warganet mengutuk keras orang yang mengajari sang anak untuk merokok vape. Berikut beberapa komentar para warganet di unggahan tersebut.

Seorang gadis akan memilih seorang ayah untuk anak anak mereka tetapi seorang pria perlu menjadi seorang ayah untuk melindungi keluarga kecil mereka. hmmm" "Kita tunggu saja berapa lama orangtua akan menunggu donor transplantasi paru paru (jika ada)! Berapa biaya menginap PICU selama sehari! Berapa biaya untuk obat & dukungan oksigen!" "Hari demi hari, vapers berusaha keras untuk membuktikan 'vape hanyalah cairan'. Rekan saya dengan penuh percaya diri meniupkan asap vape tepat di depan bayi kami."

"Dia tidak batuk, berarti ini bukan pertama kali baginya. Aku saya batuk meskipun level nikotin rendah. Prihatin atas perilaku orang tuanya." "Produk ini tidak pernah dimaksudkan untuk anak anak, dan jika penjualnya tidak nyeleweng, hal ini tidak akan terjadi. " Rokok elektrik yang dikenal sebagai vape atau JUUL ini sedang meningkat pesat di kalangan anak muda.

Awalnya, vape dipasarkan sebagai alternatif yang lebih baik daripada rokok tradisional. Namun, dengan cepat rokok elektronik justru menjadi alat untuk mengenalkan nikotin pada semua generasi. Dilansir Kompas.com , di Amerika Serikat, seorang pemuda mengalami kerusakan paru paru level akut diduga karena penggunaan vape.

Selain itu, ratusan orang di Amerika Serikat mengalami kerusakan paru paru misterius. Diduga penyebabnya adalah vape. Beberapa kandungan vape adalah propilen glycol, gliserin nabati.

Dilansir Kompas.com dari Wired, propilen glycol merupakan alkohol hambar tak berwarna, tak berbau yang bisa menyebabkan iritasi pada mata, saluran nafas, pusing dan kantuk. Dr. Mukhtar Ikhasan, Sp.P(K) menilai, seharusnya manusia memerlukan udara normal untuk dihirup. Adapun timbulnya asap pada vape bisa menjadikan seseorang menghirup zat tidak normal ke dalam tubuhnya.

Hal tersebut terkait adanya beberapa macam kandungan vape. Di antaranya adalah nikotin, dimana ini merupakan zat berbahaya bagi sistem pernapasan, peredaran darah, dan jantung. Dalam banyak kasus, isi ulang vape juga mengandung THC (Tetrahydrocannabinol), senyawa psikoaktif dalam ganja.

Selain itu, vape juga memungkinkan penggunaan bahan bahan lain yang bisa beresiko mengganggu kesehatan. Tak hanya Adam Hergenreder, Pusat Pengendlian Penyakit di Amerika Serikat mengumumkan ada sekitar 530 kasus cedera paru terkait penggunaan vape. Kasus tersebut juga cenderung mengalami kenaikan dibandingkan di minggu sebelumnya, yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia.

Dilansir BBC , mayoritas mereka yang terkena penyakit paru paru misterius tersebut memiliki usia rata rata 19 tahun di mana usia tersebut merupaan pasar terbesar AS untuk pengguna vape. Kasus ini kemudian mendorong AS untuk melarang semua jenis rokok elektrik. Salah satu yang kerap dipermasalahkan rokok konvensional adalah masalah asap rokok yang dinilai lebih berbahaya digunakan bagi perokok pasif atau orang yang tidak merokok tapi berada di sekitar perokok.

Dilansir Kompas.com , Perwakilan Departemen Penyakit Dalam Divisi Respirologi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr. Iceu Dimas Kultsum SpPD menjelaskan, ada ancaman kesehatan yang juga berbahaya bagi perokok vape pasif yang ikut menghirup asap vape. Sebab, asap yang dihasilkan dari vape mengandung zat yang sama. Vape disebut berisiko dan menyebabkan beberapa penyakit.

Sebuah studi pada Annual Review of Public Health menemukan, vape dapat membuat tubuh terkena racun dan partikel ultrafine level tinggi. Racun tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru paru serta penyakit kardiovaskular lainnya. Selain itu, bahan kimia yang ada dalam vape memiliki efek iritan.

Zat tersebut dapat memicu asma pada anak dan remaja. Uap vape yang bersifat karsinogenik juga dapat memicu kanker dan menyebabkan kerusakan DNA.

Berita Terkait

Manfaat Luar Biasa Ubi Ungu bagi Kesehatan: Lancarkan Pencernaan hingga Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Maya Rosfi'ah

Mulai Sedia Payung hingga Ikuti Prakiraan Cuaca 8 Tips Tetap Sehat & Bebas Flu saat Musim Hujan

Maya Rosfi'ah

5 Inovasi Produk Makanan Terbaik buat Membantu Menanggulangi Stunting & Anemia

Maya Rosfi'ah

Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Tidur agar Berat Badan Turun Lebih Cepat

Maya Rosfi'ah

Begini Penjelasan Dokter Apa Penyebab Seseorang Mengalami Henti Jantung Mendadak

Maya Rosfi'ah

Cedera Pergelangan Kaki Picu Robeknya Pengikat Tulang Sehingga Memicu Nyeri Berkepanjangan

Maya Rosfi'ah

10 Cara Jitu Menurunkan Berat Badan dalam Waktu 2 Minggu, Yuk Coba di Rumah!

Maya Rosfi'ah

dari Gandum Alpukat hingga Bawang Putih Daftar Makanan buat Jaga Kesehatan Jantung

Maya Rosfi'ah

Konsumsi Buah Dan Sayur Hingga Banyak Minum Air Putih Cara Mudah Jaga Stamina Saat Cuaca Ekstrim

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment