Image default
Metropolitan

Virus Tidak Kenal Lebaran atau Bukan Tegaskan Jabodetabek Masih PSBB Gubernur Anies

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aktivitas di kawasan Jabodetabek hanya diizinkan untuk kebutuhan yang esensial dan mengacu pada ketentuan PSBB.I "Artinya, semua tetap berada di rumah, yang bisa bepergian adalah orang yang karena tugas/pekerjaannya di 11 sektor yang mendasar. Lebaran atau tidak, sama saja. Virus tidak kenal nama hari. Tidak ada hari besar atau hari biasa. Tidak kenal lebaran atau tidak. Jangan kita membuat kondisi Jabodetabek kembali ke bulan Maret dan membuat usaha yang sudah berjalan selama dua bulan lebih ini menjadi sia sia," kata Anies dalam laman resmi Pemprov DKI, Sabtu (16/5/2020).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh aktivitas di hanya diperbolehkan jika sesuai dengan aturan . Maka, masyarakat tetap diimbau berada di rumah agar penyebaran COVID 19 tak semakin meluas. Seperti diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Pergub No. 47 Tahun 2020.

Pergub itu mengatur tentang mekanisme perizinan bagi penduduk Jakarta saat keluar kawasan Jabodetabek dan penduduk dari luar Jabodetabek saat masuk ke Jakarta melalui Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Dalam Pergub tersebut, warga ber KTP Jabodetabek memang tidak perlu mengurus SIKM, namun tetap mengacu pada ketentuan PSBB. Karena itu, Gubernur Anies mengimbau agar warga tetap mengurangi kegiatan di luar rumah dan selalu menerapkan protokol pencegahan COVID 19.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah, tidak bepergian, apalagi menjelang masa yang banyak hari liburnya. Ini adalah momentum kita menjaga untuk tetap berada di rumah,” Menanggapi istilah mudik lokal, Gubernur Anies merespon bahwa semua tetap di rumah, “Jangan ada Mudik Lokal, yang boleh adalah Mudik Virtual,” katanya. Adapun 11 sektor yang diperbolehkan beraktivitas selama masa PSBB, yakni:

1. Kesehatan; 2. Bahan pangan/makanan/minuman; 3. Energi;

4. Komunikasi dan teknologi informasi; 5. Keuangan; 6. Logistik;

7. Perhotelan; 8. Konstruksi; 9. Industri strategis;

10. Pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan/atau 11. Kebutuhan sehari hari.

Berita Terkait

Angkasa Pura Hadirkan Halal Park di Bandara Soetta

Maya Rosfi'ah

Dari Asupan Gizi Hingga Kondisi Ekonomi Keluarga Pacific Place Edukasi Pencegahan Anak Stunting

Maya Rosfi'ah

Ada Luka Tusuk Diduga Dibunuh Ayah Sendiri Kasus Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Tangerang

Maya Rosfi'ah

Anggota DPRD Jabar Waras Wasisto Akui Tak Dikonfrontir Dengan Soleman

Maya Rosfi'ah

Mahasiswa Binus Ditemukan Tewas di Kampusnya, Diduga Bunuh Diri

Maya Rosfi'ah

Bermodal Pistol Mainan, Dua Polisi Gadungan Peras Warga di Tambora

Maya Rosfi'ah

Aksi Gagal Begal di Jakarta, Begini Cara Korban Selamat dari Percobaan Perampasan Motor di Gandaria

Maya Rosfi'ah

Didominasi Penumpang Musiman KRL Jabodetabek Angkut 83.125 Penumpang di Hari Kedua Lebaran

Maya Rosfi'ah

Ini Sebabnya Petugas Ber-APD Malah Diusir & Nyaris Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP Corona yang Kabur

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment