Image default
Corona

Yuri Jangan Terpaku Persentase Kalau Positif 1 Meninggal Berarti Tingkat Kematian 100 Persen Dong

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk tidak terpaku pada persentase tingkat kematian. Yuri kemudian mengambil contoh daerah yang memiliki 1 pasien positif corona dan meninggal dunia. Bagi Yuri, tidak mungkin untuk dikatakan bahwa tingkat kematian di daerah itu 100 persen.

Yuri menanggapi persentase tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) Indonesia yang disebut sebut paling tinggi se Asia Tenggara. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpaku pada angka itu yang nantinya memunculkan kepanikan. "Kita jangan terpaku pada persentase ya, karena ini data yang dinamis ya, selalu bergerak," ujar Yuri.

Yuri kemudian mengambil contoh Provinsi Bali pada 19 Maret ketika pasien corona saat itu masih 1 orang dan meninggal dunia. Jika dihitung dengan rumus CFR pada umumnya, maka tingkat kematian di Bali bisa dianggap 100 persen. Bagi Yuri, sampel 1 pasien yang meninggal dunia tidak lantas bisa merepresentasikan tingkat kematian di Bali.

"Bahkan coba kalau kita persempit, di Bali (19 Maret) kasus positif 1, dan meninggal, 100 persen dong?" kata Yuri. "Itu sudah paling tinggi, angka persennya sudah habis," sambungnya. Sama halnya dengan wilayah lain di Indonesia yang mana tidak ada pasien corona yang meninggal, seolah tingkat kematian 0 persen.

"Tetapi di beberapa tempat kasusnya ada tapi enggak meninggal, 0 persen dong," ungkap Yuri. Menurut Yuri, angka persentase harusnya tidak menjadi patokan untuk menyimpulkan kasus corona. Terlebih wabah Covid 19 ini memang belum selesai.

"Artinya angka 8 persen atau 11 persen yang kemarin, bukan patokan untuk kita dalam menyimpulkan episode ini keseluruhan, ini kan belum selesai," jelas Yuri. "Dinamis sekali, oleh karena itu bukan itu (persentase) yang diperhatikan," tambahnya. Yuri lebih memilih melihat dengan patokan lain, yang juga memperhatikan jumlah penduduk dan sebaran corona.

"Kemudian kita juga melakukan pemodelan, pemodelan ini kita hitung jumlah penduduk, kemudian tren sebaran, dan seterusnya," paparnya. Memang, untuk saat ini grafik jumlah korban corona di Indonesia masih terus menanjak. Yuri percaya nantinya jumlah korban akan berangsur menurun hingga wabah ini mereda.

"Maka kita akan melihat bahwa grafik ini akan naik terus, dan nantinya akan mencapai puncaknya, dan kemudian tapering off, turun pelan pelan," kata Yuri. Ia membeberkan ada pakar yang memprediksi wabah corona berakhir pertengahan Mei 2020. Namun Yuri mengaku tidak bisa mengiyakan atau menolak lantaran masing masing ahi punya dasar alam pendapatnya.

"Tapi ada juga, di perhitungan mereka, ada di pertengahan Mei," ucap Yuri. "Kita tidak akan bisa menolak kajian apapun, karena di antara para pakar pun banyak yang beda beda kan," tambahnya. Berikut data sebaran kasus Covid 19 per provinsi hingga Senin (23/3/2020) dilansir covid19.go.id :

Terkonfirmasi: 353 Sembuh: 23 Meninggal: 29

Terkonfirmasi: 59 Sembuh: 5 Meninggal: 9

Terkonfirmasi: 56 Sembuh: 1 Meninggal: 3

Terkonfirmasi: 41 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Terkonfirmasi: 15 Sembuh: 0 Meninggal: 3

Terkonfirmasi: 11 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 1 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 5 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 6 Sembuh: 0 Meninggal: 2

Terkonfirmasi: 3 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 1

Terkonfirmasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfimasi: 2 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi: 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi : 1 Sembuh 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi : 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Terkonfirmasi : 1 Sembuh: 0 Meninggal: 0

Berita Terkait

Praktisi Kesehatan Imbau Perketat PSBB & Jalankan Protokol Kesehatan Kasus Covid-19 Melonjak

Maya Rosfi'ah

Hingga Senin RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Rawat 524 Pasien

Maya Rosfi'ah

30 Orang di Palembang Jadi Korban Modus Penipuan Paket Sembako

Maya Rosfi'ah

Warga Perumahan di Depok Buka Posko Siaga Covid-19 Waspada Corona

Maya Rosfi'ah

Sehari Bisa Antar Puluhan Korban Meninggal Dunia kisah Sopir Mobil Jenazah DKI Jakarta

Maya Rosfi'ah

DPRD DKI Minta Anies Terbitkan Kepgub Gratiskan Sewa Rusun yang Terdampak PSBB

Maya Rosfi'ah

Cerita Haru Petugas Mobil Ambulans yang Makamkan Puluhan Pasien Covid-19 Setiap Hari

Maya Rosfi'ah

Amerika Serikat Capai 70 Ribu Inggris 30 Ribu Jiwa UPDATE Korban Meninggal Virus Corona 7 Mei 2020

Maya Rosfi'ah

NU Sebut Korban Meninggal Akibat Corona Termasuk Mati Syahid

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment